Hallo minna ^_^ simii unyu balik lagi nih, malam ini simi mau bawakan berita spesial untuk kalian yang suka nongkrong di kafe. Yapp!! Ini dia kafe dengan menu es krim yang unik dan sangat berbeda dengan kafe yang lainnya. ummm, sepuas kalian deh mau pilih es krim yang seperti apa. Andai saja di Indonesia ada ya sob pasti simi unyu merupakan pelanggan setia hehehe ( pantas gembung ) Yaudah yukk langsung aja ke bawah seperti apa sih wujud dari es krim unik di salah satu kafe yang terdapat pada Negara Sakura ini. Yapp! tarik kursor kebawah ^_^
Sebuah kafe berumur 40 tahun di Kyoto, Jepang menyajikan sesuatu yang hanya kafe itu sendiri yang bisa melakukannya, yaitu menarik para pecinta makanan penutup dari seluruh Jepang.
Kota Kyoto dikenal di seluruh dunia melalui sejarah dan kuil-kuil kunonya. Tapi Cafe Karafuneya di Kyoto, yang telah ada selama lebih dari 40 tahun, dikenal karena sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan masa lalu kota yang kaya ini. Kafe ini menyediakan berbagai parfait [(baca: parfei) dessert atau makanan pencuci mulut]. Segala macam parfait. Dan dengan segala macam bahan DAN ukuran. Pada menunya terdapat lebih dari 200parfait, mulai dari sweet whipped cream (susu kental yang dikocok), parfait pisang dan coklat hingga parfaitgoreng udang. Ya, itu benar. Udang Goreng! Udang tampaknya sangat cocok untuk ketika Anda sudah terlalu banyak es krim dan rasa manisnya. Yang entah bagaimana itu terdengar seperti masuk akal. Mungkin kita akan makan udang goreng di tempat lain terlebih dahulu, kemudian datang ke kafe ini untuk menyantap parfait, ]tapi mengapa tidak menyantap semuanya dalam satu hidangan?
Dan bukan hanya bahan-bahannya yang membuat tempat ini dikenal. Kafe ini juga dikenal karena berbagaiparfait raksasanya. Ada salah satu di antaranya yang memiliki 16 buah-buahan yang berbeda dan 18 rasa es krim, dengan berat lebih dari 8 kilogram. Parfait ini jelas bukan untuk satu orang, tapi ini terdengar seperti tingkatan dalam Guinness Book of World Records.
Parfait raksasa lainnya:
Tak ada yang bisa menandingi ukuran dan rasanya, apalagi jika menyantapnya setelah mengunjungi sebuah kuil Budha berumur 1000 tahun.
Itadakimaaaaasu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar